CONNECT WITH US

Alasan Reza Artamevia bertahan di padepokan Gatot sampai sekarang

Ini yang bikin Reza merasa nyaman.

Konferensi pers Reza Artamevia terkait kepulangannya ke Jakarta © 2016 storibriti.com/Abdul Aziz Pratowo

Editor : Tommy Adi Wibowo | Reporter : Firli Athiah

Storibriti.com - Reza Artamevia akhirnya kembali ke Jakarta. Setelah sempat ditahan di Polres Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Reza diperbolehkan pulang ke rumah orangtuanya.

Saat tiba di rumahnya, Reza Artamevia bercerita tentang kejadian yang baru saja dialaminya. Kedatangannya ke Lombok selain mengikuti kongres PARFI, Reza dan rekan-rekannya juga ingin memberi kejutan ulang tahun untuk Gatot Brajamusti.

Baca juga

Konferensi pers kepulangan Reza Artamevia dari BNNP NTB
© 2016 storibriti.com/Abdul Aziz Pratowo

Memang sejak 2006, Reza Artamevia dan Gatot Brajamusti dikenal cukup dekat. Gatot menjadi guru spiritual sang pelantun hits Pertama ini saat kabur dari rumah. Kala itu, Reza sedang dalam proses cerai dengan mendiang Adjie Massaid.

Hingga sekarang, Reza Artamevia pun masih saja betah belajar agama dengan Gatot Brajamusti. Kata Reza, ia begitu nyaman berada di padepokan tersebut.

Gatot Brajamusti
© 2016 storibriti.com/Panji Diksana

"Karena yang diajarkan baik, saya merasa nyaman, memberi kebaikan, bahagia, mendukung saya untuk terus berkarya, baik moril maupun materil," ungkap Reza Artamevia dengan lantang ditemui di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, Jumat malam, 2 September 2016.

Setelah terseret dalam kasus narkoba Gatot Brajamusti, wanita berusia 41 tahun itu mengaku ingin menjalankan aktivitasnya seperti biasa. Termasuk tidak menjauh dari rekan-rekannya dalam kasus ini.

Konferensi pers Reza Artamevia terkait kepulangannya ke Jakarta
© 2016 storibriti.com/Abdul Aziz Pratowo

"Saya nggak pernah membatasi pergaulan. Langkah ke depan saya ya seperti biasa, tetap nyanyi lagi, manggung lagi, dan kumpul sama anak-anak dan keluarga," tutur Reza Artamevia.

Atas kejadian tersebut, Reza Artamevia harus menjalani rehabilitasi. Ia wajib melakukan konseling selama delapan kali, yakni dua kali dalam seminggu melakukan rawat jalan di BNN Provinsi NTB.


(taw)


WHAT DO YOU THINK